Saham & Pasar Modal • Riset & Edukasi Finansial
Fokus Kajian: Kajian Profitabilitas Sektor Perbankan (NIM, NPL, CASA), Infrastruktur & Industri Dasar
Saham & Pasar Modal • EDISI RISET 2026

Pusat Kajian Fundamental Perbankan (NIM, CASA, NPL, LAR) & Infrastruktur Nasional

Membedah laporan keuangan khusus sektor perbankan, konstruksi jalan tol, semen, dan industri dasar yang memiliki rasio spesifik berbeda.

Pelajari Kajian Terbaru Join Partner Resmi → Lihat Seluruh 5 Modul Simulasi Hitung
Fokus Bahasan: Sektor Utama: Saham & Pasar Modal Riset Inti: Kajian Profitabilitas Sektor Perbankan (NIM, NPL, CASA), Infrastruktur & Industri Dasar Prinsip: Pelestarian Modal (Capital Preservation) Status: Terbuka untuk Publik

Kajian & Analisis Mendalam

#1 Fundamental Perbankan • PBV, ROE, NIM & CASA Bank • 11 Menit

Mengapa Analisis Saham Perbankan Wajib Menggunakan Price-to-Book Value (PBV), ROE, dan Rasio CASA, Bukan EV/EBITDA atau Current Ratio

Panduan operasional berbasis data untuk mengevaluasi kunci keunggulan bank terletak pada rasio CASA (Tabungan & Giro berbunga hampir 0% dibagi total DPK): semakin tinggi CASA, semakin rendah Cost of Fund, dan semakin tebal Net Interest Margin (NIM) pada PBV, ROE, NIM & CASA Bank. Menyoroti kalibrasi parameter bank dengan CASA >70%, NIM >5,2%, dan ROE >18% secara fundamental layak dihargai pada valuasi PBV premium 2,2x hingga 4,5x serta protokol tindakan saat fase konfirmasi sinyal utama.

Dipublikasikan: 2026-08-09 Baca Analisis →
#2 Kualitas Kredit Bank • NPL, LAR & CKPN Coverage • 12 Menit

Mengukur Kualitas Kredit dan Pertahanan Risiko Perbankan: Non-Performing Loan (NPL Gross/Net), Loan at Risk (LAR), dan Coverage Ratio (CKPN)

Kajian komprehensif Tim Redaksi LabaNusa Fundamental dalam memetakan NPL mengukur kredit macet (>90 hari), sedangkan Loan at Risk (LAR) jauh lebih komprehensif karena mencakup kredit dalam perhatian khusus (Kol 2) dan kredit yang sedang direstrukturisasi pada NPL, LAR & CKPN Coverage, memadukan pembuktian statistik standar bank sehat: NPL Gross <2,5%, NPL Net <0,8%, tren LAR menurun di bawah 10%, dan CAR (kewajiban modal) >22% dan tahapan eksekusi terukur.

Dipublikasikan: 2026-09-13 Baca Analisis →
#3 Efisiensi Bank • Rasio CIR, BOPO & Fee Income • 8 Menit

Membedah Rasio Cost-to-Income (CIR) dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) serta Pertumbuhan Fee-Based Income

Riset analitis LabaNusa Fundamental mengenai interaksi transformasi transaksi digital yang memindahkan nasabah dari kantor cabang fisik ke aplikasi mobile banking telah memangkas rasio biaya operasional (CIR) bank-bank besar secara drastis terhadap selain pendapatan bunga kredit, pendapatan komisi transaksi (Fee-Based Income dari transfer, wealth management, dan kartu) memberikan laba tanpa risiko gagal bayar kredit pada Rasio CIR, BOPO & Fee Income, lengkap dengan simulasi matriks rasio Cost-to-Income (CIR) terbaik berada di bawah 38%–42% dengan rasio BOPO di bawah 68%.

Dipublikasikan: 2026-10-17 Baca Analisis →
#4 Sektor Infrastruktur • Emiten Jalan Tol & Pelabuhan • 9 Menit

Analisis Emiten Jalan Tol dan Infrastruktur Transportasi: Volume Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR), Penyesuaian Tarif 2 Tahunan, dan Jatuh Tempo Konsesi

Telaah mendalam pada instrumen Emiten Jalan Tol & Pelabuhan yang membedah peran model bisnis jalan tol membutuhkan belanja modal (Capex) dan beban bunga besar di 3 tahun awal pembukaan ruas baru, namun berubah menjadi mesin kas ber-EBITDA margin >70% setelah trafik matang dalam mengidentifikasi undang-undang menjamin penyesuaian kenaikan tarif tol secara berkala setiap 2 tahun mengikuti laju inflasi daerah sehingga pendapatan terlindungi dari inflasi, disertai acuan kuantitatif perhatikan rasio EBITDA terhadap beban bunga (>2,5x) serta kematangan ruas tol penghubung kawasan industri utama.

Dipublikasikan: 2026-08-21 Baca Analisis →
#5 Industri Dasar • Emiten Semen & Logam Dasar • 10 Menit

Siklus Industri Semen, Baja, dan Kimia Dasar: Mengukur Tingkat Utilisasi Pabrik, Harga Energi Batubara, dan Anggaran Infrastruktur

Evaluasi kuantitatif yang menghubungkan fenomena karena energi (batubara/gas) menyumbang 30%–40% biaya produksi semen dan keramik, penurunan harga batubara acuan langsung memperlebar margin laba kotor emiten semen di kuartal berikutnya pada Emiten Semen & Logam Dasar dengan ambang batas akumulasi saham industri dasar pada awal siklus pelonggaran suku bunga dan peningkatan penyerapan anggaran konstruksi semester kedua sebagai filter utama sebelum mengeksekusi posisi.

Dipublikasikan: 2026-09-25 Baca Analisis →
UTILITAS INTERAKTIF

Kalkulator Dividend Yield, Pajak & Arus Kas Saham

Evaluasi tingkat imbal hasil dividen kotor (gross yield), potongan pajak dividen, serta pendapatan bersih tunai dari kepemilikan lot saham.

Gross / Net Dividend Yield -
Total Dividen Bersih Diterima -
Nilai Pokok Portofolio Saham -
Catatan Metodologi: 1 Lot = 100 lembar saham. Gross Yield = (DPS / Harga Beli) × 100%. Dividen Bersih = (DPS × Lembar) × (1 - % Pajak).
METODOLOGI & REDAKSI

Tentang Fokus Kajian LabaNusa Fundamental

Meja riset LabaNusa Fundamental (labanusab.biz.id) hadir untuk memberikan perspektif analitis yang objektif dan terstruktur mengenai Kajian Profitabilitas Sektor Perbankan (NIM, NPL, CASA), Infrastruktur & Industri Dasar. Tim editorial kami di Surabaya menyusun setiap materi dengan mengintegrasikan dinamika likuiditas pasar Saham & Pasar Modal serta kerangka mitigasi risiko yang aplikatif.

Kami menolak pendekatan instan yang mengabaikan proteksi modal. Melalui labanusab.biz.id, pembaca diajak membangun proses evaluasi sistematis: mulai dari identifikasi peluang berprobabilitas tinggi, penentuan ukuran alokasi proporsional, hingga penegakan batas invalidasi yang disiplin.